Cari di Blog Ini

video

Tampilkan postingan dengan label Filosofi dan Mental. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Filosofi dan Mental. Tampilkan semua postingan

Jumat, 18 Februari 2011

MIMPI MENGUBAH SEGALANYA

Artikel ini dibuat Tanpa bermaksud untuk membangga-banggakan club sepak bola Real Madrid FC ataupun mengecilkan club sepak bola lain.
Artikel ini dibuat hanya sebagai contoh nyata bahwa sekecil atau sebesar apapun mimpi bila ada usaha untuk mewujudkannya, impian akan menjadi kenyataan.
Berikut adalah sejarah singkat berdirinya club sepak bola Real Madrid FC, sebuah club sepak bola yang besar dan terkenal di seluruh dunia

  Sejarah Singkat Real Madrid FC

Kalau hitung-hitungannya adalah umur, pasti bukan Real Madrid yang dinobatkan menjadi club terbesar Spanyol. Maklum Madrid baru berdiri pada tahun 1902. Bandingkan dengan club bernama Recreativo Huelva, club tertua Spanyol yang sudah berdiri pada tahun 1889.
Tapi begitulah Real Madrid dianggap sebagai yang terbesar lantaran prestasi. Bukan hanya terbesar di Spanyol melainkan juga di Dunia. FIFA menobatkan Los Merengues sebagai Club of the Century pada tanggal 11 Desember 2000. Melewati club-club raksasa semacam Manchester United, Liverpool, Bayern Muenchen, AC Milan atau Juventus.
Kejayaan semacam itu mungkin tak pernah ada di benak 25 orang pendiri Madrid Foot-Ball Club. Ya, penulisan football mereka pisah. Sebagian besar dari mereka adalah eks anggota sebuah tim kecil bernama Sky, yang memanfaatkan tanah-tanah kosong di kota Madrid sebagai tempat bermain bola. Untuk berganti pakaian, mereka memanfaatkan kamar ganti pakaian para matador.
Matador, entah orang atau kegiatannya, memang paling popular di negeri Eropa paling hangat, yang terletak di semenanjung Iberia. Nah di tengah maraknya adu ketangkasan manusia melawan banteng itulah ke-25 founding fathers Real Madrid merealisasikan mimpi kecil mereka untuk membentuk sebuah tim sepak bola. Mimpi mereka saat itu memang kecil dan sederhana. Cuma sekedar usaha untuk mewadahi kesenangan sepak-menyepak bola. Tapi memang ada pepatah, jangan sepelekan mimpi yang sekecil apapun. Terlebih apabila ada usaha untuk mencapainya, dan kemudian memasang mimpi yang lebih besar lagi untuk dikejar.
Itu yang terjadi pada Real Madrid. Mereka membentuk tim kecil-kecilan, berlatih, bermain, lantas ikut kompetisi. Menjadi juara Nasional lantas juara Eropa. Berkali-kali pula. Kini, sudah sebegitu tingginya pencapaian Madrid sehingga sulit dipercaya bahwa mereka mengawalinya dari sebuah hal kecil.
Sulit dipercaya bahwa pertandingan pertama Madrid, dua bulan setelah berdiri dilakukan bukan di lapangan sepak bola melainkan arena pacuan kuda. Madrid baru punya sebuah lapangan sepak bola yang representatif pada tahun 1912.
Gelar pertama Madrid bukan datang dari Liga Spanyol. Tiga tahun setelah berdiri yaitu pada tahun 1905, meski belum punya lapangan sendiri sebagai homebaseI, mereka menjuarai Copa del Rey atau Piala Raja Spanyol. Generasi pertama Real Madrid mengalahkan juara bertahan Athetic Bilbao 1-0 di final sekaligus merebut piala yang dihadiahkan oleh Raja Alfonso XIII.
Itu bukan Piala Raja Spanyol yang pertama, karena turnamennya sendiri sudah berlangsung sejak tahun kelahiran Madrid, 1902. Tiga juara sebelumnya adalah Vizcaya de Bilbao (1 kali) dan Athletic Bilbao (2 kali).
Jangan dibilang sukses pertama Madrid ini hebat karena selain dua finalis hanya ada dua tim lain sebagai peserta. Barcelona, lawan pertama Madrid setelah berdiri dan Club yang langsung digdaya saat itu, absen. Meski begitu, secara fakta, bolehlah Madrid bertepuk dada. Setelah juara pertama kali, mereka lantas mengulanginya lagi di tiga musim berikutnya secara berturut-turut.
Di Divisi Primera La Liga, tanda-tanda kelahiran sebagai club elite langsung terlihat sejak musim pertama, 1928-29. Los Merengues menjadi runner up di bawah Barcelona. Meski begitu, baru pada musim 1931-32 Madrid berhasil juara diikuti oleh Athletic Bilbao di posisi kedua.
Real Madrid adalah club yang mampu menjuarai Divisi Primera La Liga (Liga Utama Spanyol) sebanyak 29 kali, tak Cuma dahsyat tapi sulit untuk di dekati Club-club lainnya. Di Liga Champions, pastilah Madrid yang terbesar. Hingga saat ini hanya Madrid yang mampu 9 kali menjadi juara Liga Champions. Itu termasuk rekor 5 kali juara secara berturut-turut. Soal ini hanya Ajax yang mampu mendekati rekor Madrid dengan 3 kali juara berturut-turut. Sedangkan dalam urusan total, club yang mampu mendekati jumlah piala yang pernah diperoleh Madrid adalah AC Milan dengan 7 kali juara Liga Champions.

Sumber : SOCCER SERIES, EDISI REAL MADRID, FEBRUARI 2004

  Ulasan

Real Madrid FC awalnya dibentuk oleh 25 orang pesepak bola yang mempunyai impian kecil untuk membentuk tim sepak bola sebagai wadah untuk kesenangan mereka bermain sepak bola, dari impian sekecil itulah siapa yang menyangka bahwa Real Madrid bisa menjadi salah satu Tim Terbesar dan Terkaya di dunia, yang awalnya mereka berdiri tanpa modal keuangan yang cukup, bahkan untuk lapangan tempat bermain sepak bola pun mereka baru punya pada tahun 1912, 10 tahun setelah mereka berdiri.
Namun kini kita tahu dari artikel di atas seperti apa Madrid yang sekarang.
Demikian halnya dengan WARIORS TAEKWONDO TEAM. Berawal dari hobi dan kecintaan Sabeum Wari dan Sabeum Eka dengan Taekwondo, yang awalnya hanya ingin menekuni beladiri ini. Seiring berjalannya waktu dan perkembangan Taekwondo Indonesia mereka pun mulai membuka unit yang pertama SMPN 21 Kota Bekasi pada tanggal 25 November 2005 , setahun kemudian berdiri unit kedua yaitu SMPN 5 Kota Bekasi.
Pada tahun 2009 Sabeum Wari dan Sabeum Eka mulai menyatukan visi dan misi dan merintis untuk membuat tim baru di Bekasi dan di bawah naungan Moners Club Taekwondo. Pada tanggal 1 Januari 2010 terbentuklah WARIORS TAEKWONDO TEAM dengan 2 pendiri WARIORS TAEKWONDO TEAM yaitu, Sabeum Wari Agusta, Sabeum Eka A. Kurniawan, dan 10 pendukung proses pendirian Wariors, Sabeum Sri Cahyati, Sabeum Ika Resti Putri, Kyosah Reza Elinda, Sonbae Nurdias Wicaksono, Soenbae Septa Alia ,Soenbae Dewi Nurcahaya, Soenbae Sri Rejeki, Sonbae Khansa Safitri Nurunnisa, Soenbae Dien Rahmawati, Soenbae Dina Setia Rini.
Pada tanggal 26-27 Juni 2010 WARIORS TAEKWONDO TEAM mengadakan gashuku yang pertama. Sungguh pencapaian yang hebat untuk sebuah tim yang baru berusia 6 bulan bisa mengadakan gashuku. Kejurcab Bekasi Tanggal 5-6 November 2010 adalah kejuaraan pertama WARIORS TAEKWONDO TEAM di Bekasi, saat itu WARIORS TAEKWONDO TEAM adalah tim termuda di Bekasi yang belum genap berusia 11 bulan dan mencapai Juara Umum 2, Juara 1 kategori SMA dengan atlit terbaik Dewi Nurcahaya.
Sabeum Wari dan Sabeum Eka pun tak pernah menyangka ini semua berawal dari hobi terhadap beladiri Taekwondo dan keinginan untuk membuka dojang baru, kemudian menjadi WARIORS TAEKWONDO TEAM seperti sekarang ini dengan jumlah dojang 10 dojang, dan dengan pemusatan latihan atlit di gedung PGRI kelurahan Perwira, Bekasi Utara. Untuk melihat dojang-dojang di WARIORS TAEKWONDO TEAM buka link ini : http://wariorstaekwondoteam.blogspot.com/p/unit-wariors.html atau http://wariorstaekwondoteam.blogspot.com/2011/02/jadwal-latihan-unit-unit-wariors.html
Semua hanya berawal dari hobi dan impian kecil sehingga menjadi seperti sekarang ini WARIORS TAEKWONDO TEAM akan terus bermimpi dan mewujudkannya.

Rabu, 09 Februari 2011

FILOSOFI SERAGAM DAN SABUK TAEKWONDO

A. Dobok
     Dobok/seragam latihan dan sabuknya/Ti, adalah kelengkapan penting saat berlatih Taekwondo. Seragam ini juga dipakai sebagai seragam resmi saat bertanding.
Model seragam ini diambil dari pakaian tradisional Korea yang disebut Han Dobok. Han Dobok terdapat 3 unsur bentuk yaitu lingkaran (Won), persegi empat (Bang) dan segitiga (Kak), yang masing-masing menyimbolkan Langit/Surga, Bumi, dan Manusia yang merupakan 3 unsur alam semesta (Samilshingo).
Selaras dengan teori Um-Yang atau lebih dikenal dengan Yin-Yang, menggambarkan Yin sebagai Bumi dan Yang sebagai Langit yang merupakan Makrokosmos dan Mikrokosmos adalah Manusia atau diri kita sendiri, jadi sesuai dengan seragam latihan yang kita pakai bahwa celana dan bajunya menggambarkan bumi dan langit sedangkan sabuk yang kita ikatkan di pinggang meninjukkan jati diri kita.
Awalnya dobok hanya berwarna putih, namun sejak tahun 1970-an, dibedakan seragam bagi penyandang sabuk hitam (Dan) dengan memakai kerah leher Hitam.

Sesuai dengan filosofinya, kita harus selalu menjaga/memakai seragam dengan rapi dan bersih, karena mencerminkan bagaimana menjaga kehidupan kita sendiri di Dunia.

B. Ti
    Sabuk Taekwondo yang terdiri dari berbagai warna perbedaan sabuk menunjukan perbedaan tingkatan, keahlian dan senioritas dalam Taekwondo.
Filosofi yang tercermin dari warna sabuk Taekwondo adalah :
- Putih
 Melambangkan kesucian,awal/dasar dari semua warna, permulaan
- Kuning
 Melambangkan bumi, di sinilah mulai ditanamkan dasar-dasar Taekwondo dengan kuat.
- Hijau
 Melambangkan hijaunya pepohonan, pada saat inilah dasar-dasar Taekwondo mulai ditumbuhkembangkan
- Biru
 Melambangkan birunya langit yang menyelimuti bumi dan seisinya, memberikan arti bahwa kita harus mulai mengetahui apa yang telah kita pelajari
- Merah
 Melambangkan matahari, bahaya, artinya bahwa kita mulai menjadi pedoman bagi orang lain & mengingatkan harus dapat mengontrol setiap sikap/tindakan kita
- Hitam
 Melambangkan akhir, lawan dari putih, kedalaman hal ini melambangkan kematangan dalam berlatih dan penguasaan diri kita dari takut dan "kegelapan".

Dengan filosofi tersebut maka, perubahn warna sabuk, harus memperlihatkan perubahan menyeluruh sikap hidup kita.

DAFTAR PUSTAKA

1.     Tae Kwon Do poomse Tae Geuk, Sabeum V. Yoyok Suryadi, Jakarta, 2003

Selasa, 01 Februari 2011

LATIHAN MENTAL

LATIHAN MENTAL BAGI ATLET


Mengapa atlet perlu latihan mental?

Untuk dapat meningkatkan prestasi atau performa olahraganya, sang atlet perlu memiliki mental tangguh, sehingga ia dapat berlatih dan bertanding dengan semangat tinggi, dedikasi total, pantang menyerah, tidak mudah terganggu oleh masalah-masalah pribadi. Dengan demikian ia dapat menjalankan program latihannya dengan sungguh-sungguh, sehingga ia dapat memiliki fisik prima, teknik tinggi dan strategi bertanding yang tepat, sesuai dengan program latihan yang dirancang oleh pelatihnya. Dengan demikian terlihatlah bahwa latihan mental bertujuan agar atlet dapat mencapai prestasi puncak, atau prestasi yang kebih baik dari sebelumnya.
Untuk dapat memiliki mental yang tangguh tersebut, atlet perlu melakukan latihan mental yang sistematis, yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari program latihan olahraga secara umum dan tertuang dalam perencanaan latihan tahunan atau periodesasi latihan.
Seringkali dijumpai bahwa masalh mental atlet sesungguhnya bukan murni merupakan masalh psikologis, namun juga disebabkan oleh faktor teknis atau fisiologis. Contohnya : jika kemampuan atlet menurun karena faktor kesalahan teknik gerakan, maka persepsi atlet terhadap kemampuan dirinya juga akan berkurang. Jika masalah kesalahan gerak ini tidak teridentifikasi dan tidak segera diperbaiki, maka kesalahan gerak ini akan menetap. Akibatnya, kemampuan atlet tidak meningkat sehingga atlet menjadi kecewa dan lama  kelamaan bisa menjadi frustasi bahkan memiliki pikiran dan sikap negatif terhadap prestasi olahraganya.
Demikian juga dengan masalah yang disebabkan oleh faktor fisik, misalnya atlet menjadi lebih lambat, sehingga atlet tersebut seperti atlet yang memiliki motivasi rendah. Kedua contoh tersebut menunjukkan bahwa masalah mental tidak selalu disebabkan oleh faktor mental atau faktor psikologis. Jika penyebab masalahnya tidak terlebih dahulu diatasi, maka masalah mentalnya juga akan sulit diperbaiki. Dengan demikian, jika akan menerapkan latihan mental untuk mengatasi masalah mrntal psikologis, maka atlet, pelatih maupun psikolog olah raga harus tshu pasti bahwa penyebab masalhnya adalah masalah mental.


Jenis latihan mental

Membuat catatan harian mental (mental log)

            Catatan latihan mental merupakan catatan harian yang ditulis  setiap atlet selesai melakukan latihan, pertandingan, atau acara lain yang berkaitan dengan olah raganya. Dalam buku catatan latihan mental ini dapat dituliskan pikiran, bayangan, ketakutan, emosi, dan hal lain-lain yang dianggap penting dan relevan oleh atlet. catatan ini semestinya dapat menceritakan bagaimana atlet berpikir, bertindak, bereaksi, juga merupakan tempat untuk mencurahkan perasaan, kemarahan, frustasi, kecewa, dan segala perasaan negatif jika melakukan kegagalan atau tampil buruk.
Dengan melakukab perubahan pola pikir akan hal-hal negatif tadi menjadi positif, atlet dapat menggunakan catatan latihan mentalnya sebagai “langkah baru” – setalah mengalami frustasi, keraguan, ketakutan, ataupun perasaan berdosa/bersalah – untuk kembali membangun sikap mental yang posistif dan penuh percaya diri.


Penetapan Sasaran (goal setting)

Penetapan sasaran (goal settimg) perlu dilakukan agar atlet memiliki arah yang harus dituju. Sasaran tersebut bukan melulu berupa hasil akhir (output) dari mengikuti suatu kejuaraan. Penetapan sasaran ini sedapat mungkin harus bisa diukur agar dapat melihat perkembangan dari pencapaian sasaran yang ditetapkan. Selain itu pencapaian sasaran ini perlu ditetapkan sedemikian rupa secaara bersama-sama antara atlet dan pelatih. Sasaran tersebut tidak boleh terlalu mudah namun juga bukan sesuatu yang mustahil dapat tercapai. Jadi, sasaran tersebut harus dapat memberikan tantangan bahwa jika atlet bekerja keras maka sasaran tersebut dapat tercapai. Dengan demikian penetapan sasaran ini sekaligus dapat pula berfungsi sebagai pembangkit motivasi.


Latihan Relaksasi

Tujuan daripada latihan relaksasi, termasuk pula latihan manajemen stress, adalah untuk mengendalikan ketegangan, baik itu ketegangan fisik maupun psikolohis. Ada berbagai macam bentuk latihan relaksasi, namun yang paling mendasar adalah latihan relaksasi otot secara progresif. Tujuan daripada latihan ini adalah agar atlet dapat mengenali kapan saatnya harus rileks dan membedakannya dengan keadaan tegang.
Biasanya latihan relaksasi ini baru terasa hasilnya setelah dilakukan setiap hari selama minimal enam minggu (setiap kali latihan sekitar 20 menit). Sekali latihan ini dikuasai, maka semakin singkat waktu yang diperlukan untuk bisa mencapai keadaan rileks. Bentuk daripada latihan relaksasi lainnya adalah “autogenic training” dan berbagai latihan pernapasan. Latihan relaksasi ini juga menjadi dasar latihan pengendalian emosi dan kecemasan. Latihan relaksasi ini dapat pula dilakukan dengan bantuan alat seperti paket rekaman kaset latihan relaksasi yang mulai banyak beredar di pasaran.

Latihan visualisasi dan imajeri,

Latihan imajeri (mental imajeri) merupakan suatu bentuk latihan mental yang berupa pembayangan diri dan gerakan di dalam pikiran. Manfaat daripada latihan imajeri, antara lain adalah untuk mempelajari atau mengulan gerakan baru, memperbaiki gerakan yang salah atau belum sempurna, latihan simulasi dalam pikiran, latihan bagi atlet yang sedang rehabilitasi cedera. Latihan imajeri ini sering disamakan dengan latihan visualisasi karena sama-sama melakukan pembayangan gerakan di dalam pikiran. Namun, di dalam imajeri si atlet bukan hanya ‘melihat’ gerakan dirinyanamun juga memfungsikan indera pendengaran, perabaan, penciuman dan pengecapan. Untuk dapat menguasai latihan imajeri, seorang atlet harus dapat mahir dulu dalam melakukan latihan relaksasi.

 Latihan Konsentrasi

Konsentrasi merupakan suatu keadaan dimana kesadaran seseoarang tertuju kepada suatu objek tertentu dalam waktu tertentu. Dalam olah raga, masalah yang paling sering timbul akibat terganggunya konsentrasi adalah berkurangnya akurasi lemparan, pukulan, tendangan, atau tembakan sehingga tidak menenai sasaran. Akibat lebih lanjut jika akurasi berkurang adalah straregi yang sudah dipersiapkan menjaddi tidak jalan sehingga atlet akhirnya kebingungan, tidak tahu harus bermain bagaimana dan pasti kepercayaan dirinya pun akan berkurang. Selain itu hilangnya konsentrasi saat melakukan aktivitas olah raga dapat pula menyebabkan cedera. Tujuan daripada latihan konsentrasi agar si atlet dapat memusatkan pikiran atau perhatiannya terhadap sesuatu yang ia lakukan tanpa terpengaruh oleh pikiran atau hal-hal lin yang terjadi di sekitarnya. Pemusatan perhatian tersebut juga harus berlangsung dalam waktu yang dibutuhkan. Agar didapatkan hasil yang maksimal, latihan konsentrasi ini biasanya baru dilakukan jika si atlet sudah menguasai latihan relaksasi. Salah satu bentuk latihan konsentrasi adalah dengan memfokuskan perhatian kepada suatu benda tertentu misalnya nyala lilin, jarum detik, bola atau alat yang digunakan dalam olah raganya. Lakukan selama mungkin dalam posisi meditasi.

Kapan sebaiknya atlet melakukan latihan mental ?

Latihan mental dilakukan selama atlet menjalani latihan olah raga, karena seharusnya latihan mental merupakan bagian tidak terpisahkan dari program latihan atau periodesasi latihan. Latihan-latihan  tersebut ada yang memerlukan waktu khusus (terutama saat-saat pertama mempelajari latihan relaksasi dan konsentrasi), namun pada umumnya tidak terikat oleh waktu sehingga dapat dilakukan kapan saja.

Dengan sekilas uraian mengenai latihan mental bagi atlet, dengan harapan para atlet, pelatih maupun pembina olah raga semakin menyadari bahwa latihan mental sangat diperlukan untuk mendapatkan prestasi puncak, dan untuk melakukan latihan mental tersebut diperlukan proses dan alokasi waktu tersendiri.
Selamat berlatih atlet WARIORS TAEKWONDO TEAM, semoga sukses mencapai prestasi puncak.